Senin, 22 April 2013

Cerita Tentang Kenangan Seorang Ibu

Ijinkanlah saya bercerita tentang seorang Mama bagi saya, 

Sewaktu masih kecil, aku sering merasa dijadikan pembantu olehnya. Ia selalu menyuruhku mengerjakan tugas-tugas seperti menjaga toko, menyapu lantai dan mengepelnya setiap pagi dan sore. Setiap hari, aku ‘dipaksa’ membantunya menjaga toko dan pekerjaan rumah tangga lainnya.

Bahkan sepulang sekolah, ia tak mengizinkanku bermain sebelum semua pekerjaan rumah dibereskan. Sehabis makan, aku pun harus mencucinya sendiri juga piring bekas masak dan makan yang lain. Tidak jarang aku merasa kesal dengan semua beban yang diberikannya hingga setiap kali mengerjakannya aku selalu bersungut-sungut.

Saat pertama kali aku masuk sekolah di Taman Kanak-Kanak, ia yang mengantarku hingga masuk ke dalam kelas. Dengan sabar pula ia menunggu. Sesekali kulihat dari jendela kelas, ia masih duduk di seberang sana. Aku tak peduli dengan setumpuk pekerjaannya di rumah, dengan rasa kantuk yang menderanya, atau terik, atau hujan. Juga rasa jenuh dan bosannya menunggu. Yang penting aku senang ia menungguiku sampai bel berbunyi.

Kini, setelah aku besar, aku malah sering meninggalkannya, bermain bersama teman-teman, bepergian. Tak pernah aku menungguinya ketika ia sakit, ketika ia membutuhkan pertolonganku disaat tubuhnya melemah. Saat aku menjadi orang dewasa, aku meninggalkannya karena tuntutan rumah tangga.

Di usiaku yang menanjak remaja, aku sering merasa malu berjalan bersamanya. Pakaian dan dandanannya yang kuanggap kuno jelas tak serasi dengan penampilan yang trendi. 

Padahal menurut cerita orang, sejak aku kecil ibu memang tak pernah memikirkan penampilannya, ia tak pernah membeli pakaian baru, apalagi perhiasan. Ia sisihkan semua untuk membelikan pakaian yang bagus-bagus buat anak-anaknya agar terlihat cantik, ia pakaikan juga perhiasan di tubuh adik perempuanku dari sisa uang belanja bulanannya.

Padahal juga aku tahu, ia yang dengan penuh kesabaran, kelembutan dan kasih sayang mengajariku berjalan. Ia mengangkat tubuhku ketika aku terjatuh, membasuh luka di kaki dan mendekapku erat-erat saat aku menangis.

Selepas SMA, ketika aku mulai memasuki dunia baruku di perguruan tinggi. Aku semakin merasa jauh berbeda dengannya. Aku yang pintar, cerdas dan berwawasan seringkali menganggap ibu sebagai orang bodoh, tak berwawasan hingga tak mengerti apa-apa. Hingga kemudian komunikasi yang berlangsung antara aku dengannya hanya sebatas permintaan uang kuliah dan segala tuntutan keperluan kampus lainnya.

Usai wisuda sarjana, baru aku mengerti, ibu yang kuanggap bodoh, tak berwawasan dan tak mengerti apa-apa itu telah melahirkan anak cerdas yang mampu meraih gelar sarjananya. Meski Ibu bukan orang berpendidikan, tapi do’a di setiap sujudnya, pengorbanan dan cintanya jauh melebihi apa yang sudah kuraih. Tanpamu Ibu, aku tak akan pernah menjadi aku yang sekarang.

Pada hari pernikahanku, ia menggandengku menuju pelaminan. Ia tunjukkan bagaimana meneguhkan hati, memantapkan langkah menuju dunia baru itu. Sesaat kupandang senyumnya begitu menyejukkan, jauh lebih indah dari keindahan senyum suamiku. Usai akad nikah, ia langsung menciumku saat aku bersimpuh di kakinya. Saat itulah aku menyadari, ia juga yang pertama kali memberikan kecupan hangatnya ketika aku terlahir ke dunia ini.

Sekarang aku baru menyadari bahwa dia menahan sakitnya untuk dapat melewati hari pernikahanku, ibuku terkena penyakit yang mematikan yaitu kanker rahim. Ibuku selalu berkata akan segera sembuh dari penyakitnya, muzizat pasti nyata. Dia selalu berkata bahwa Tuhan itu baik dan aku harus percaya bahwa dia pasti sembuh, dan entah kenapa aku menjadi percaya dengan iman dan perkataannya.

Setelah aku menikah, diriku disibukan dengan dunia karierku. Mengejar mimpi dalam pekerjaanku untuk mencapai asa yang diimpikan. Aku juga menjadi suami dari seorang istri hingga tak jarang aku membunuh kerinduanku pada ibu.

Setelah waktu berjalan tidaklah lama, ibuku terkulai lemas sakit dan seakan menyerah dengan penyakit ganasnya. Rumah sakit, obat dan dokter seakan akrab denganku. Dalam kondisi inilah aku mulai mengerti bahwa seorang ibu yang aku panggil mama sangat berharga bagiku, tidak peduli bagaimana aku tidak mau menyerah akan perjuangan agar ibuku ini bisa sembuh, aku usahakan segalanya entah itu waktu kerjaku, uang dan lainnya.

Ternyata Tuhan lebih meyayangi ibuku, dia memanggilnya.

Sedih... 

Tapi inilah kehidupan ada saatnya datang dan ada saatnya pergi

Mama, aku belajar banyak darimu. Semangatmu, perhatianmu kepada orang lain, kemauanmu dan kepercayaan dirimu. 

Terima kasih atas doa-doa yang kau panjatkan untuk anak-anakmu

Nasehat-nasehatmu, air matamu dan motivasimu

Kangen sekali dengan masakan enakmu, obrolan ringanmu.

Sungguh ketika ibuku telah pergi sangat kehilangan seorang figur mama. Tapi waktu sudah berjalan kini saatnya menciptakan asa yang baru.

Aku harus menjadi anak ibuku yang berhasil, berani bermimpi dan memiliki potensi diri yang mewujudkannya menjadi aset dan menjadi suami yang baik

Bagi kalian yang masih memiliki orang tua yang lengkap, tolong cintai dan hargai mereka, karena merekalah yang merawat kita sejak dari kecil dan kita hidup karena jerih payah doa mereka terutama oleh seorang ibu kita.

Rawatlah mereka di hari tuanya.


--------------------------------

I love you mom....

Mama, thank you atas segalanya yang telah kau berikan selama kau hidup

Juga aku tak lupa mengucapkan banyak terima kasih atas segala support yang diberikan oleh keluarga besarku

Papaku yang selama ini menemani mama semasa hidupnya, semoga aku bisa melengkapi kehidupan papa ketika mama sudah pergi.

Adik-adiku; Pauddia, Victor dan Istriku yang selama ini menjaga dan merawat mama semoga ketika mama telah tiada, semangat mama masih tertanam di hati kita masing-masing.

Pamanku, Eko Kusumo dan Stephen Liestyo. Terima kasih atas support yang diberikan baik dukungan materiil dan doa yang diberikan. Semoga cinta kasih dari mama selalu menjadi kenangan baik buat kita semuanya.

Dan buat teman-teman kantor, gereja, tanggul, probolinggo yang tak bisa aku ucapkan satu-satu. Terima kasih banyak atas dukungannya.

-------------------------

Mengenang mamaku

Lie Siu Lin

1957 - 2012





Cerita Humor Lucu




Cerita lucu memang dapat membuat kita terlupa untuk sesaat akan semua masalah yang sedang kita hadapi di dalam alur kehidupan ini. Dalam cerita lucu banyak sekali cerita gokil yang bisa kita dapatkan untuk menghibur suasana hati yang risau.

Dan Tak jarang dalam kehidupan ini, kita sering menjumpai dengan yang namanya problema hidup atau masalah hidup. Masalah itu bisa kita dapatkan dari segi ekonomi, sekolah, bahkan yang sering kita hadapi biasanya dari segi cinta.

Dalam keadaan dilema cinta atau anak jaman sekarang menyebutnya dengan kata galau. Untuk menghadapi situasi ini bisa kita gunakan cara dengan membaca berbagai cerita lucu atau juga bisa menyimak sebuah pantun lucu.

Membaca cerita lucu tersebut merupakan terapi psikologi kita dalam menghindari atau melupakan masalah yang bisa membuat otak kita stres. Kita tentunya gak menginginkan stress terjadi apalagi menjadi gila hanya gara–gara sebuah masalah.

Memang benar manusia tidak akan terlepas dari yang namanya masalah, tapi alangkah baiknya jika masalah itu kita buat sebagai guru agar kita bisa lebih menjadi dewasa dalam menyikapi semua masalah itu.

Jangan membuat masalah itu menjadi rumit, bisa–bisa kita stress lagi mikirin permasalahan itu. Dan salah satu cara untuk menghindari stres itu kita bisa baca–baca tentang cerita lucu ataupun melihat-lihat gambar lucu.

#1

Pemuda : abang tukang ojeg ya.?
T,ojeg : iya..mas mau kmana.?
Pemuda : kalau ke gank depan brapa bang.?
T,ojeg : oh..cuma lima ribu.!
Pemuda : kalau ke prempatan depan sana brapa.?
T,ojeg : cuma tujuh ribu.!
Pemuda : kalau ke pasar brapa bang.?
T,ojeg : sepuluh ribu aja.!
Pemuda : mmm…kalau ke mall brapa.?
T,ojeg : limabelas ribu,,mas sbnrnya mau naek ojeg gak sih.? *kesal*
pemuda : gak cuma nanya2 aja,soalnya saya mau ngojeg dsini juga..!!
T,ojeg : &%& %….. *nelen helm*

#2

Guru bertanya cita – cita kepada muridnya.
Guru : “Dillah cita- cita kamu apa..?”
Dillah : “jadi polisi bu, kalau ada penjahat yg ganggu ibu aku bisa menembak dan nangkap mereka..! gratis untuk ibu”
Guru : “Dillah ibu jadi terharu, Ferdi kamu jadi apa..?”
Ferdi : “jadi dokter bu, kalau penjahat melukai ibu bisa ku rawat, buat ibu gratis..!”
Guru : “ibu jadi sangat terharu , kalau kamu otong mau jadi apa..?”
Otong : “Tukang gali kubur bu.! kalau Dillah tidak berhasil menangkap dan penjahat berhasil melukai dan ferdi gak berhasil merawat ibu dan ibu meninggal. kan sudah ku sediain kuburan.. Gratistististis untuk ibu.”
Guru dengan kesal dan berkata:
“Dasar kampret keluar dari ruangan sekarang..”
Hahaha….

#3

Di pinggir jalan ada sebuah warung kecil yang menjual beraneka macam gorengan.
Lalu tiba2 sebuah motor berhenti dan seorang pemuda turun hendak beli gorengan.
Bejo : “Mbak…,,berapaan gorenganya??
Pedagang : “Yang mana aja boleh bang, cuman 2000 tiga ko, murah aja.
Bejo : “Wah pantesan murah, dah basi ya semuanya mbak??
Pedagang : “Heeeh…,lu kalau ngomong ati2 ya, gorengan masih anget baru di angkat lu bilang basi..!!(sambil melotot)
bejo : “Tadi kan mbak bilang 2003, sekrang udah 2013, berartikan basi mbak..!!

#4

Suatu siang udin nelpon radio FM
Udin : halo? Radio FM saya barusan nemu dompet di jalan, isinya uang 3juta, kartu kredit, atm card, kartu sim dan voucher
Radio FM : wah kmu jujur skali, jadi kmu mnelpon mau balikin dompet yg kmu tmukan djalan yah?
Udin : NggAk, saya cuman mau request lagu sedih untuk dia yg judulnya “relakanlah” glodak glodak.


#5

Anak 1 : bapak gue sedang motong kayu, ee tangan nya trluka. Darahnya hitam!
Anak 2 : bokap gue jatuh dari genteng, tulangnya hitam woy!
Anak 3 : ah lu smua blm seberapa. Semalam waktu nonton di ruang keluarga, bokap gue kentut! Tiba2 sluruh ruangan jd gelap!



#6

Di suatu tempat yang jauh dari keramaian kota, di desa Garink, terlihat dua anak remaja 15 tahunan sedang ngobrol serius..! #serius beneran nie?#
Boncel : “ron, gue dnger lu lompat dari pesawat tapi gak mati yah..??”
Baron : “iyah, bnr tuh…!”
Boncel : “lha, gmana critanya lu bisa gak mati….? Ajarin gue juga donk…!”
Baron : “gampang kok, tinggal loncat ajah!”
Boncel : “emang brapa tinggi pesawatnya?”
Baron : “satu meter!”
Boncel : “pesawat apaan satu meter?”
Baron : “pesawat televisi itu lho…. :o ”
Boncel : “alamak…. Gud kira beneran T.T”

#7

Pasangan suami istri sedang berkomunikasi :
Ce : Papah liat itu tetangga kita tadi beli kulkas yg 4 pintu!!!
Co : Iya terus kenapa mah?
Ce : Jangan mau kalah atuh pah, nanti kita harus beli yg 6 pintu.
Co : Iya nanti beli mah nanti.
Ce : Terus kemarin bu Diah beli mobil 2 pah.
Co : Kenapa lagi mah? Pengen lagi mobil?
Ce : Iya dong pah pokoknya jangan mau kalah. Tetangga beli kulkas 4 pintu, kita beli yg 6 pintu. Tetangga beli mobil 2, kita beli mobil 3.
Co : Emang mau gitu mah? Tetangga beli 2 mobil, kita harus 3. Tetangga beli kulkas 4 pintu, kita harus 6 pintu. Berarti kalo tetangga punya istri 2, papah harus punya 3 istri?
Ce : Langkahin dulu mayat gua !!!!!:D

#8

“obrolan 3 ibu hamil”
Ada Tiga ibu hamil yang sedang asik ngobrol-ngobrol di pagi hari…..!!!
Ibu Nani : nanti jikalau anak saya sudah lahir… akan saya kasih nama VANNI…soalnya nama bapaknya kan irvan & saya nani…!!!
Ibu Evi : jikalau anak saya sudah lahir… saya akan kasih nama DEVI… so’alnya nama bapknya kan dedi & saya evi…!!!
Ibu Kokom : hanya diam saja?
Lalu ibu nani & ibu evi bertanya kepada ibu kokom… kom kenapa kamu kok diam saja… kalau anakmu nanti sudah lahir mau di kasih nama siapa…???
Ibu Kokom : saya bingung dan saya malu…(hikz..hikz..hikz.. menangis sambil nelen upil)… so’alnya bapaknya kan namanya basri & saya kokom… masak anak saya mau di kasih nama BASKOM?????”

#9

Petruk, Komar, Bagong Dan Semar Baru Aja Pulang Dari Sekolah Dasar Negri…
Dengan Merasa Lelah,,Mereka Menghentikan Jalan nya Dan Istirahat Sejenak Sambil Obrol2… Menceritakan kehebatan Pekerja’an Ortu Nya Masing2…
Petruk : kalian tau gak Klo Pekerja’an Ortu qu Sebagai PROFESOR…Pasti Hebatkan…???
Komar : Baru segitu,,Klo Ortu Qu Pekerja’an Nya Sebagai KONDUKTOR…Pasti Lebih Hebat…!!!
Bagong : alah…sok pamer…Ortu Qu Pekerja’an Nya Sebagai KONTRAKTOR…Lebih Hebat Lagi Dari Pada Kalian…!!!
Semar : Sombong Gitu Kalian Bertiga…Aq Aja Gak Mau Pamer2 Segitu Nya…Sebab Pekerja’an Ortu Qu Begitu Penuh Rintangan Dan Halangan…!!! Penuh Beresiko…
Petruk : Wah…Hebat Donk…Pasti Pekerja’an Ortu Mu Lebih Hebat Donk Dari Pada Kami Ber Tiga…
Semar : Ya Pasti Nya Donk…!!!
Komar : Trus…pasti Gaji Nya Lebih Besar Tuh…!!!
Semar : Ya…Gitu Dech…!!!
Bagong : Emng Apa Sih Pekerja’an Ortu Mu Mar…???
Semar : ” MALING MOTOR ”
WAAADDDOOOOHHHH H…..!!!!???? HAHAHAHAHAHAHA….

#10

Cerita pendek lucu bahasa sunda
Ibu2 Facebooker keur paagul2.
Ibu I : “Ka akun abdi mah nu ngirim pesen via inbox téh aya ratusna.”
Ibu II : “Komo basa abdi ultah, nu ngawilujengkeun kana dinding akun abdi nepi ka rabul.”
Si Onah ngahuleng, da euweuh agulkeuneun manéhna mah, tapi milu nyarita ogé,“Puguh akun abdi mah rék dikontrakkeun tapi teu payu2.”
Ibu I & II: “ Naha?”
Onah : “Arembungeun meureun da di jerona ngabugbrug carita bohong wungkul!”

#11

Sardung: “Baheula mah barang nu dianggap anéh téh radio, nepi ka tatangga daratang ka imah nu bogaeun radio, rék milu ngadéngékeun siaranana.”
Onah : “Tuluy torojol TV. Najan harita ngan ukur TV hitam putih, pada ngarogrog ku nu teu barogaeun.”
Sardung : “TV geus teu anéh diganti ku internét. Di mamana boh budak boh kolot ngan OL jeung OL wé.”
Onah : “Mun internét geus teu anéh bakal diganti ku naon nya?”
Sardung : “Sigana mah bakal balik deui ka jaman baheula, boh budak boh kolot bakal ngariung deui hawu bari marubuy sampeu atawa mareuleum opak.”

Semoga kumpulan cerita humor lucu terbaru diatas dapat menghibur disaat anda lagi sumpek menghadapi setumpukan aktifitas yang dapat diatasi dengan membaca cerita lucu humor tersebut.


Kamis, 18 April 2013

Jangan Anggap Keledai Bodoh

Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam sementara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya.




Akhirnya, si petani memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun (ditutup - karena berbahaya), jadi tidak berguna untuk menolong si keledai. Dan ia mengajak tetangga-tetangganya untuk datang membantunya.

Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur. Pada mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian.

Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur. Si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya.

Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang- guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu.

Sementara tetangga-tetangga si petani terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu, si keledai terus juga mengguncangkan badannya dan melangkah naik.

Segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai meloncati tepi sumur dan melarikan diri!


Pelajaran Hidup

Kehidupan terus saja menuangkan tanah dan kotoran kepadamu, segala macam tanah dan kotoran.

Cara untuk keluar dari 'sumur' (kesedihan, masalah, dsb) adalah dengan mengguncangkan segala tanah dan kotoran dari diri kita (pikiran dan hati kita) dan melangkah naik dari 'sumur' dengan menggunakan hal-hal tersebut sebagai pijakan.

Setiap masalah kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah. Kita dapat keluar dari 'sumur" yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah!


Ingatlah aturan sederhana tentang Kebahagiaan :

1. Bebaskan dirimu dari kebencian

2. Bebaskanlah pikiranmu dari kecemasan.

3. Hiduplah sederhana.

4. Berilah lebih banyak.

5. Berharaplah lebih sedikit.

6. Tersenyumlah.

7. Miliki teman yang bisa membuat engkau tersenyum

Rabu, 17 April 2013

Elang dan Kalkun

Konon di satu saat yang telah lama berlalu, Elang dan Kalkun adalah burung yang menjadi teman yang baik. Dimanapun mereka berada, kedua teman selalu pergi bersama-sama. Tidak aneh bagi manusia untuk melihat Elang dan Kalkun terbang bersebelahan melintasi udara bebas.


Satu hari ketika mereka terbang, Kalkun berbicara pada Elang, “Mari kita turun dan mendapatkan sesuatu untuk dimakan. Perut saya sudah keroncongan nih!”. Elang membalas, “Kedengarannya ide yang bagus”.

Jadi kedua burung melayang turun ke bumi, melihat beberapa binatang lain sedang makan dan memutuskan bergabung dengan mereka. Mereka mendarat dekat dengan seekor Sapi. Sapi ini tengah sibuk makan jagung,namun sewaktu memperhatikan bahwa ada Elang dan Kalkun sedang berdiri dekat dengannya, Sapi berkata, “Selamat datang, silakan cicipi jagung manis ini”.

Ajakan ini membuat kedua burung ini terkejut. Mereka tidak biasa jika ada binatang lain berbagi soal makanan mereka dengan mudahnya. Elang bertanya, “Mengapa kamu bersedia membagikan jagung milikmu bagi kami?”. Sapi menjawab, “Oh, kami punya banyak makanan disini. Tuan Petani memberikan bagi kami apapun yang kami inginkan”. Dengan undangan itu, Elang dan Kalkun menjadi terkejut dan menelan ludah. Sebelum selesai, Kalkun menanyakan lebih jauh tentang Tuan Petani.

Sapi menjawab, “Yah, dia menumbuhkan sendiri semua makanan kami. Kami sama sekali tidak perlu bekerja untuk makanan”. Kalkun tambah bingung, “Maksud kamu, Tuan Petani itu memberikan padamu semua yang ingin kamu makan?”. Sapi menjawab, “Tepat sekali!. Tidak hanya itu, dia juga memberikan pada kami tempat untuk tinggal.” Elang dan Kalkun menjadi syok berat!. Mereka belum pernah mendengar hal seperti ini. Mereka selalu harus mencari makanan dan bekerja untuk mencari naungan.

Ketika datang waktunya untuk meninggalkan tempat itu, Kalkun dan Elang mulai berdiskusi lagi tentang situasi ini. Kalkun berkata pada Elang, “Mungkin kita harus tinggal di sini. Kita bisa mendapatkan semua makanan yang kita inginkan tanpa perlu bekerja. Dan gudang yang disana cocok dijadikan sarang seperti yang telah pernah bangun. Disamping itu saya telah lelah bila harus selalu bekerja untuk dapat hidup.”

Elang juga goyah dengan pengalaman ini, “Saya tidak tahu tentang semua ini. Kedengarannya terlalu baik untuk diterima. Saya menemukan semua ini sulit untuk dipercaya bahwa ada pihak yang mendapat sesuatu tanpa mbalan. Disamping itu saya lebih suka terbang tinggi dan bebas mengarungi langit luas. Dan bekerja untuk menyediakan makanan dan tempat bernaung tidaklah terlalu buruk. Pada kenyataannya, saya menemukan hal itu sebagai tantangan menarik”.

Akhirnya, Kalkun memikirkan semuanya dan memutuskan untuk menetap dimana ada makanan gratis dan juga naungan. Namun Elang memutuskan bahwa ia amat mencintai kemerdekaannya dibanding menyerahkannya begitu saja. Ia menikmati tantangan rutin yang membuatnya hidup. Jadi setelah mengucapkan selamat berpisah untuk teman lamanya Si Kalkun, Elang menetapkan penerbangan untuk petualangan baru yang ia tidak ketahui bagaimana ke depannya.

Semuanya berjalan baik bagi Si Kalkun. Dia makan semua yang ia inginkan. Dia tidak pernah bekerja. Dia bertumbuh menjadi burung gemuk dan malas. Namun suatu hari dia mendengar istri Tuan Petani menyebutkan bahwa Hari raya Thanks giving akan datang beberapa hari lagi dan alangkah indahnya jika ada hidangan Kalkun panggang untuk makan malam. Mendengar hal itu, Si Kalkun memutuskan sudah waktunya untuk pergi dari pertanian itu dan bergabung kembali dengan teman baiknya, si Elang.

Namun ketika dia berusaha untuk terbang, dia menemukan bahwa ia telah tumbuh terlalu gemuk dan malas. Bukannya dapat terbang, dia justru hanya bisa mengepak-ngepakkan sayapnya. Akhirnya di Hari Thanks giving keluarga Tuan Petani duduk bersama menghadapi panggang daging Kalkun besar yang sedap.

Ketika anda menyerah pada tantangan hidup dalam pencarian keamanan, anda mungkin sedang menyerahkan kemerdekaan anda…Dan Anda akan menyesalinya setelah segalanya berlalu dan tidak ada KESEMPATAN lagi…

Seperti pepatah kuno “selalu ada keju gratis dalam perangkap tikus”.

Minggu, 14 April 2013

Apa Itu Motivasi dan Tujuannya

Blog ini di ciptakan untuk mengekplor cerita motivasi-motivasi yang menyentuh dan menginspirasi Sebelumnya mari kita mendalamin pengertian tentang motivasi a. Pengertian Motivasi Menurut Para Ahli Sebelum sampai pada motivasi, maka penulis terlebih dahulu akan menjelaskan kata “motiv” terlebih dahulu, karena kata “motiv”  muncul terlebih dahulu sebelum kata “motivasi’. Kedua hal tersebut merupakan daya upaya  yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Motiv dapat diartikan sebagai suatu kondisi internal (kesiapan, dan kesiagaan). Yang berawal dari kata “motiv” itu, maka motivasi dapat diartikan  sebagai daya penggerak yang telah aktif  pada saat-saat tertentu terutama apabila  kebutuhan untuk mencapai tujuan  sangat dirasakan mendesak. Pengertian Motivasi Menurut Para Ahli Sujono Trimo memberikan pengertian motivasi adalah suatu kekuatan  penggerak dalam prilaku  individu dalam prilaku individu baik yang akam menentukan arah maupun daya ahan (perintence)  tiap perilaku manusia yang didalamnya terkandung pula ungsur-ungsur  emosional insane  yang berasangkutan Dari uraian diatas dapat di sipulkan bahwa motivasi  secara etimologi adalah dorongan  atau daya penggerak  yang ada daya penggerak  yang berada dalam  diri seseorang  untuk melakukan  suatu tindakan  untuk mencapai sebuah tujuan. Sedangkan secara terminonologi  banyak para ahli yang memberikan batasan tentang pengertian motivasi diantaranya adalah: Menurut Sartain, Motivasi adalah suatu pertanyaan yang komplek dimana dalam suatu organisme yang mengarahkan tingkah laku terhadap suatu tujuan (goal ) atau perangsang.   Menurut Chifford T. Morgan, motivasi bertalian dengan tiga hal yang sekaligus merupakan aspek-aspek dari pada motivasi. Ketiga hal tersebut adalah keadaan yang mendorong  tingkah laku (Motiving states), yaitu tingkah laku yang didorong oleh keadaan tersebut (Motiving Behavior), dan tujuan dari tingkah laku tersebut (Goal or Endsof Such Behavior). Menurut Fredrick J. Mc Donal, memberikan sebuah pernyataan yaitu motivasi adalah perubahan energi pada diri dari seseorang yang ditantai dengan perasaan  dan juga reaksi untuk mencapai sebuah tujuan. Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa  motivasi dapat dipandang sebagai fungsi, berarti motivasi berfungsi sebagai daya enggerak  dari dalam individu  untuk melakukan aktivitas tertentu  dalam mencapai tujuan. Motivasi dipandang  dari segi proses, berarti motivasi dapat dirangsang oleh factor luar, untuk menimbulkan motivasi dalam diri siswa yang melalui proses rangsangan belajar sehingga dapat  mencapai tujuan yang di kehendaki. Motivasi daipandang dari segi tujuan, berarti  motivasi merupakan sasaran stimulus yang akan dicapai. Jika seorang mempunyai keinginan untuk belajar suatu hal, maka dia akan termotivasi untuk mencapainya. b. Macam-macam Motivasi Menurut Para Ahli Para ahli psikologi berusaha menggolongkan motivasi yang ada dalam diri manusia atau suatu organisme kedalam beberapa golongan. Amir Dien Indra Kusuma  dalam bukunya “ Pengantar Ilmu Pendidikan”  membagi motivasi menjadi dua bagian, yaitu: motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsik adalah motivasi yang berasal dari dalam diri anak itu sendiri, dan motivasi ekstrinsik adalah motivasi dari luar anak. Sedangkan Sudarman AM. Mengemukakan bahwa motivasi intrinsik adalah motiv-motiv yang menjadi aktif atau berfungsi tidak perlu rangsangan dari luar, karena dalam diri setiap individu sudah ada dorongan untuk melakukan sesuatu. Sedangkan nmenurut Sumadi Suryabrata, motivasi intrinsik adalah motiv-motiv yang fungsinya tidak perlu dirangsang dari luar. Sedangkan devinisi dari motivasi instrinsik menurut pendapat lain tentang motivasi adalah  tenaga pendorong yang berasal  dari     luar diri anak. Berdasarkan definisi diatas, maka dapat difahami bahwa motivasi ekstrinsik pada hakekatnya adalah dorongan yang berasal dari luar seseorang. Motivasi ekstrinsik yang positif seperti gabjaran, pujian, hadiah dan lain sebagainya dapat merangsang kegiatan anak untuk giat belajar. c. Fungsi Motivasi Menurut Para Ahli Menurut M. Ngalim Purwanto ada tiga fungsi motivasi dalam belajar, yaitu: Mendorong manusia untuk berbuat atau bertindak. Motif itu berfungsi sebagai penggerak atau motor yang memberi energi (kekuatan) seseorang untuk melakukan suatu tugas. Motif itu merupakan arah perbuatan, yakni kearah perwujutan cita-cita atau suatu tujuan. Motiv itu menyeleksi suatu perbuatan kita, artinya menentukan perbuatan-perbuatan yang mana harus dilakukan, yang serasi, guna mencapai tujuan itu dengan mengenyampingkan perbuatan yang tidak bermanfaat bagi tujuan itu. Hal ini di pertegas lagi oleh pendapat Dr. S. Nasution, MA. Bahwa fungsi motivasi adalah sebagai berikut. Mendorong manusia untuk berbuat. Jadi sebagai pengerak atau motor yang memerlukan energi. Menentukan arah perbuatan, yakni kearah tujuan yang ingin dicapai. Menyeleksi perbuatan, yakni menentukan perbuatan-perbuatan apa yang harus dilakukan yang serasi guna mencapai tujuan itu, dengan mengenyampingkan perbuatan yang tidak bermanfaat bagi tujuan itu. Mulyadi dalam bukunya “Psikologi pendidikan” mengungkapkan pendapat De Cocco, tentang masalah motivasional yang dihadapi guru dalam rangka menghadapi situasi dan memelihara suasana belajar, yaitu empat macam fungsi motivasi. Fungsi Penggugahan (Arousal Function) Maksudnya adalah belajar tidak akan terjadi apabila tidak ada penggugah atau minat secara  emosional yang telah ada pada diri siswa. Setela siswa tergugah minatnya, maka tugas guru selanjutnya  adalah mengikat perhatian siswa agar senantiasa terikat dalam suasana belajar. Fungsi Penggarapan (Expectancy Function) Artinya jika ada dorongan belajar belum muncul pada  diri siswa dan pada dirinya ditetapkan  segemgam harapan untuk memahami, memiliki dan juga menguasai kecakapan, ketrampulan dan juga pengetahuan setelah menyelesaikan tugas belajarnya. Fungsi Pengajaran (Incentive Function) Untuk mendorong siswa belajar secara optimal, guru perlu memberi ganjaran ataupun hadiah yang setimpal dengan usaha siswa dalam mencapai apa yang diinginkan, siswa yang merasa mudah dapat memecahkan dan juga menyelesaikan persoalan yang dihadapinya akan menjadi puas dan kepuasan itu membentuk semacam “Reward” bagi dirinya. Fungsi Pengaturan Tingkah Laku (Diciplinary Function) Agar belajar berjalan secara optimal diperlukan adanya pengaturan tingkah laku secara optimal dan juga relevan dengan keadaan siswa. Guru wajib menanamkan disiplin pada diri siswa agar senantiasa mereka berada dalam situasi belajar. d. Hal-hal Yang Dapat Menimbulkan Motivasi Belajar Diatas telah dibahas macam-macam motivasi. Bahwa motivasi itu ada dua macam, yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik.  Hal-hal yang dapat menimbulkan motivasi intrinsik adalah: Adanya Kebutuhan.: Dengan adanya kebutuhan maka hal ini menjadi motivasi bagi anak didik untuk berbuat dan berusaha, misalnya: anak ingin mengetahui isi cerita dari buku sejarah, keinginan untuk mengetahui isi tersebut menjadi pendorong yang kuat bagi anak untuk belajar membaca. Adanya Pengetahuan tentang Kemajuan Sendiri.: Dengan mengetahui hasil dan presentasi diri, seperti apakah ia mendapat kemajuan atau tidak, hal ini menjadi pendorong bagi anak untuk belajar lebih giat lagi. Jadi dengan adanya pengetahuan sendiri tentang kemajuannya, maka motivasi tersebut akan timbul. Adanya Aspirasi atau Cita-cita: Bahwa manusia itu tidak akan terlepas dari cita-cita, hal ini tergantung dari tingkat umur manusia itu sendiri. Mungkin anak kecil belum mempunyai cita-cita, akan tetapi semakin besar usia seseorang semakin jelas dan juga tegas dan semakin mengetahui jati dirinya dan juga cita-citanya yang ingin ia capainya. Adapun hal-hal yang adapat menimbulkan motivasi ekstrinsik adalah: Ganjaran : Menurut Amir Dien Indra Kusuma, ganjaran adalah merupakan alat pendidikan represif dan positif. Ganjaran adalah juga merupakan alat motivasi, yaitu alat yang bisa menimbulkan motivasi Ekstrinsik Hukuman : Menurut Amir Dien Indra Kusuma, satu-satunya hukuman yang dapat diterima dalam dunia pendidikan adalah hukuman yang bersifat memperbaiki hukuman yang bisa menyadarkan anak kepada keinsyafan atas kesalahan  yang telah diperbuatnya. Persaingan. Sudah jelas bahwa persaingan ini mempunyai insentif yang penting dalam pengajaran. Apabila persaingan diadakan dalam suasana yang fair, maka hal ini akan merupakan  motivasi dalam “Academic Achievement”  akan tetapi persaingan akan mempunyai efek yang lainnya. Disamping itu “Academic Achievement”  itu sendiri dan jika persaingan itu dijalankan dengan intensif, maka: Murid yang terbelakang akan mengundurkan diri dan juga putus asa. Murid yang tergolong sedang maka hal ini  akn menimbulkan  ketegangan emosional, kekhawatiran, ataupun sikap acuh. Untuk murid yang termasuk pandai maka persaingan yang insentif akan menimbulkan optimis terhadap kemampuan mereka, yang seringkali menimbulkan keseimbangan.